Well, monday in holiday..
Senin ituu biasanya aku berangkat pagi-pagi ke Yogyakarta. Ceritanya sih menimba ilmu. Di bangjo yang ke 10 dari rumah atau berapa ya lupa, aku selalu membeli koran. Walaupun terkadang hitungan lampu bangjo tak memberiku kesempatan.
Kenapa aku selalu beli di situ? Suka aja sama si bapak penjual korannya. Bukan suka yang itu, tapi karena bapaknya baik. Kok bisa tau baik? Pandangan matanya sejuk sih (nah kan). Beliau orang yang ramah dan sepertinya sudah hafal denganku.
Kira-kira tiga kali kita berjabat tangan dan bercakap-cakap singkat. Bertanya aku hendak kemana? Kuliah atau kerja? Di rumah hujan atau tidak, dan mendoakan semoga diberi kelancaran. Suatu hari dia bercerita, "tadi pagi hujan deras sekali di sini mbak, sandal bapak sampai ilang keseret arus nih". Haha ada-ada aja nih.
Aku jadi berpikir. Oh iya ya, kalau hujan bagaimana nasib koran-koran itu? Nanti gak laku gimana? Gak dapet penghasilan gimana? Kalau panas, nanti dehidrasi gimana. Kalau banyak polusi kendaraan, nanti sakit gimana?
Sebuah pelajaran kecil. Semua manusia berusaha, dan bertahan hidup, serta menjadi kuat dan hebat karenanya. Tetap berjuang ya, pak. Semoga sehat selalu dan bisa bercakap-cakap lagi di lain waktu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar