Dua puluh tahun coba mengingat kembali tentang hari-hari Minggu yang sudah kulewati. Masa kecil bermain dengan bermacam-macam teman, bermacam-macam kisah. Murni bermain atau mencoba berlari dari kesepian?
Hari Minggu Ibu pergi, Bapak belum tentu pulang, Mas dan Mbak belum tentu ada di rumah. Pernah suatu ketika Bapak harus kembali ke rantau di hari Minggu. Aku belum bisa mengendarai sepeda motor waktu itu. Jadi aku hanya bisa mengantarkannya jalan kaki sampai jalan naik di dekat rumah. Beliau menciumku lalu melambaikan tangan. Aku melihatnya sampai menghilang di persimpangan jalan. Aku berbalik, pulang dengan gontai, dengan segala emosi anak kecil. Sampai rumah, aku menangis sejadi-jadinya.