Jumat, 03 April 2015

Aku, Kamu, dan Rindu

Aku sudah kalah sejak awal. Di depanmu, ada aku dan segenap rasaku. Tetapi tak  pernah cukup untuk membuatmu beralih darinya. Dan aku masih saja berharap. Bukankah itu berarti sedang mencari celah dalam hatimu?
Pada akhirnya aku sampai di dalam celah itu. Membawa api. Membuat hatimu dan hatiku terbakar. Jika sudah begini, mau dibawa kemana bara-bara ini? Akankah kamu biarkan atau dengan satu kata kamu padamkan.
Jika sudah begini, mau dibawa kemana rindu-rindu ini? Akan kamu kalahkan atau kamu biarkan ku menangkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar