Rabu, 09 Desember 2015
Tulisan Lama
Sore yang dingin di musim hujan. Aku memutuskan untuk mematikan televisi. Ada sebuah buku tulis dan pulpen tergeletak di atas meja. Coret-coret sebentar sepertinya asik, pikirku.
Bukunya sudah agak usang. Waktu kubuka langsung menuju halaman tengah. Ada sebuah tulisan!! Satu kalimat pertama kubaca. Dan..astaga!! Tulisanku sendiri.
"Ve berlari mengikuti arah hatinya, menyusuri ruang-ruang, menjelajahi waktu, mencari dirinya yang hilang yang tersapu ombak perbedaan. Gelombang keraguan perlahan mengikis karang di hatinya." Salah satu cuplikan cerpennya.Ah, sepertinya ini kutulis saat Sekolah Menengah Pertama. Entah apa yang sedang kurasakan saat itu. Entah bagaimana suasana sekitar saat aku menulisnya. Entah di mana. Apakah sama-sama dalam suasana sore musim hujan.
Yang pasti, kutemukan lagi potongan kenangan di rumah ini.Serasa menjelajah mesin waktu.Tapi setidaknya tidak semenakutkan memori masa kecil. Baik ataupun buruk, selalu dirindukan saat dewasa.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar