Selasa, 03 Mei 2016

Drawing

Aku memilih diam sepanjang perjalanan pulang. Aku terjebak di antara perasaan tidak seharusnya marah tetapi rasanya kesal sekali. Kelihatannya tenang, tetapi apapun yang kupegang berjatuhan.
Lalu aku memilih untuk menggambar, kemudian memberi warna. Yang ku tahu, warna merah yang kutuangkan akan tetap menjadi warna merah. Warna hitam akan menjadi warna hitam. Tak berwarna akan tetap tak berwarna. Mereka pasti. Seperti sikap yang ingin kutentukan. Gambarnya pun menjadi rumit. Seperti pikiranku yang tak kunjung terkontrol.
Ternyata, meluapkan kegundahan lewat warna-warna ini tidak sebaik berkata sesuka hati. Tapi aku malas berbicara. Sedang diam tak kunjung memberi rasa lega.
Can't you ask me why? I'll try to tell. Then i can sleep tonight..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar