Selasa, 03 Mei 2016

Persimpangan Jalan

Why should i live with you? Sebesar itukah dirimu memberiku pelajaran hidup hingga kita terus seperti ini? Selama hidup, dari dulu kala, aku terus bertanya, menangkis untuk tidak bertanya, dan bertanya lagi. Aku tahu ini salah.
Saat itu aku sedang dalam perjalanan, terhenti di perempatan jalan. Setiap orang kemudian mempunyai pilihan. Apakah dia akan belok kiri, berjalan lurus, belok kanan, berhenti, atau menepi. Tapi saat itu  aku melihat seseorang berjalan kebingungan di tengah jalan. Membingungkan siapapun yang ingin lewat juga. Mereka kesal namun juga tidak bisa seenaknya menyakiti.
Bagiku kamu adalah orang itu. Aku hanya ingin kita yang sekarang. Tidak peduli masa lalu yang sudah tertinggalkan. Aku hanya ingin kamu yang terhenti di lampu perempatan jalan, kemudian memilih kemana akan pergi. Bukan orang yang ikut menyeretku dalam arus kebingungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar